Peristiwaitu pun disaksikan langsung sang mempelai wanita, Dian Masitha yang sebelumnya duduk berdua di atas kursi pelaminan. Usai push up pengantin pria tampak kelelahan. Pasalnya, Solehuudin berdiri agak sempoyongan. Namun, setelah itu petugas polisi tersebut memberikannya masker untuk dikenakan selama acara guna mencegah penyebaran virus corona.
Tentunyatidak lupa seorang wanita pun adalah seorang pendukung yang luar biasa. Apa daya seorang pria tanpa kehadiran seorang wanita. Oke lanjut ke point 2. 2. Posisi Mempelai Wanita berada disebelah kiri yakni disamping ibu mempelai pria dan posisi mempelai pria berada disebelah kanan disamping ibu mempelai wanita.
Sayangnya fotografer tetap kesulitan untuk mengambil foto. Pasalnya, ada tiang yang berdiri tepat di depan pelaminan. Tak hanya itu, tiang tersebut berada di posisi tengah sehingga pasangan pengantin tidak bisa terlihat. Viral Posisi Pelaminan Terhalang Tiang ( "Fotografer menangis dapet yang kayak gini.
Posisikepala pengantin perempuan di atas kaki pengantin pria. Sebaliknya, posisi kepala pengantin pria berada di bawah kaki pengantin wanita. Tidak diketahui tanggal dan lokasi foto ini diambil. Tapi rata-rata pengguna media sosial mengecam aksi pasangan yang memakai busana pengantin adat Melayu ini.
TRIBUNPALUCOM - Video pengantin pria menganiaya mempelai perempuan di pelaminan viral di media sosial. Penganiayaan itu terjadi ketika pasangan pengantin itu mengikuti permainan membuka bungkus
Padahal pesta pernikahan keduanya sudah lama direncanakan. Melansir mStar, seorang pria bernama Muhammad Azim Azimi mengungkap kisahnya yang tak bisa pulang untuk mendampingi istri duduk di pelaminan. Azim dan istrinya, Amirah Ahmad, sudah menikah sejak tanggal 25 Juni 2020. Namun, resepsi pernikahan baru bisa digelar bulan November.
x7GgfQd. Pasangan tersebut terlihat seperti sedang melakukan... Dream - Foto sepasang pengantin melakukan aksi nyeleneh dan kurang sedap dipandang mata di tengah pesta pernikahan, memicu berbagai reaksi di media sosial. Pasangan itu terlihat seperti sedang melakukan latihan push-up terbalik, dengan pengantin perempuan berada di atas tubuh pengantin pria. Posisi kepala pengantin perempuan di atas kaki pengantin pria. Sebaliknya, posisi kepala pengantin pria berada di bawah kaki pengantin wanita. Tidak diketahui tanggal dan lokasi foto ini diambil. Tapi rata-rata pengguna media sosial mengecam aksi pasangan yang memakai busana pengantin adat Melayu ini. " Macam inikah adat orang Melayu, adat orang Islam? Ingin foto saja sok bikin gaya aneh-aneh. Apa pandangan orang dan bangsa lain kalau melihat gaya seperti ini? Saya yang beragama Islam merasa malu ketika teman saya dari negara lain mengirim gambar ini," kata Suzana Ayob yang terkejut dengan gambar yang diterimanya melalui aplikasi WhatsApp. Sementara itu pengguna media sosial lainnya Ramzee Razali meminta, orang-orang agar tidak meniru aksi pasangan pengantin tersebut. " Islam itu indah dan mudah. Bukan bermaksud menggurui," ujar Ramzee. Sementara itu, sejumlah pengguna media sosial turut memberikan pendapat mereka masing-masing. " Waktu menikah dulu, tak ada yang macam-macam seperti ini. Saat itu jalan terlalu cepat saja, orang tua sudah marah. Kalau waktu itu bergaya macam ini, mungkin orang tuaku kena serangan jantung karena malu dengan orang kampung." Namun, ada juga yang berpendapat bahwa gaya apa pun adalah hak pasangan pengantin itu sendiri dan orang lain tidak perlu ikut campur. " Sesuka hati mereka sajalah. Mau nungging, mau telentang, itu pose mereka, foto mereka. Yang perlu dikritik itu orang yang meributkannya," komentar pengguna media sosial bernama Rethuan Jaafar. Ism, Sumber 1 dari 5 halaman Kasihan, Istri Rela Berhubungan `Terlarang` Demi Anak Dream - Seorang istri di Surabaya rela melakukan berhubungan intim yang dilarang agama. Meski dengan sang suami. Sang istri, maaf, rela berhubungan badan melalui dubur dengan suami. Semua dilakukan demi sang anak. Awalnya, si istri menolak permintaan suami. Namun karena takut dicerai, akhirnya dia rela. Si istri tak mau cerai demi kebaikan anaknya yang saat ini duduk di bangku SMP. Namun, sang istri semakin menolak permintaan suaminya, setelah mendengar penjelasan dampak bahayanya hubungan intim terlarang itu. Hubungan yang dijaganya itu akhirnya berakhir juga. Penyebabnya, karena si istri sering menolak dan berujung pertengkaran KDRT. Dan akhirnya si suami mencarikan istrinya. Kisah selengkapnya klik di sini. Ism 2 dari 5 halaman Coba Tebak, Berapa Usia Pengantin Pria Ini? Anda Mungkin Salah Dream - Pengantin pria ini menjadi bahan perbincangan banyak orang. Bukan karena busana atau makeup, sebagaimana banyak dibahas dalam pesta-pesta. Melainkan karena wajahnya yang terlihat masih seperti anak-anak. Mahamad Fitra Mahamad Tahid. Demikian nama pengantin lelaki itu. Dia menikahi perempuan bernama Nurul Syazwani Mustafa. Banyak pengguna media sosial salah menaksir usia Tahid. Menurut Anda, setelah melihat foto di atas, berapa usia Tahud? 10 tahun? 12? Atau 15? Angka itu yang banyak diajukan pengguna media sosial untuk menebak usia Tahid yang menikah di Sungai Petani, Kedah, Malaysia itu. © my metro Namun sejatinya, pria ini sudah berusia 20 tahun. Dan perempuan yang dia nikahi berusia 19 tahun. Banyak netizen yang mengaku tak percaya dengan usia itu. Menurut sang kakak, Atikah Farisyaa, Tahid mengidap penyakit thalasemia major sejak usia 10 bulan. Sehingga dia kini masih terlihat seperti anak-anak, alias baby face. Tak hanya pengguna media sosial, tamu yang menghadiri pesta pernikahan pada hari Minggu itu pun juga bertanya-tanya. “ Banyak yang bertanya kepada saya. Sampai saat bersantap bersama banyak yang memerhatikan kami saja,” kata Tahud, sebagaimana dilansir My Metro, Rabu 16 Maret 2016. 3 dari 5 halaman Suami Selingkuh di Hotel, Ternyata Istri Menginap di... saat itu baru pulang dari kegiatan pribadinya, kemudian membelokkan mobilnya ke parkiran hotel. Tidak disangka, ada mobil yang dikenali sebagai mobil suaminya di parkiran hotel. S langsung menuju ke meja resepsionis untuk menanyakan keberadaan sang suami, R. Ternyata, perkiraan perempuan yang bekerja sebagai karyawan swasta tersebut benar. Petugas resepsionis lantas memberi tahu R menempati kamar hotel. S pun bergegas mendatanginya. Setelah mengetuk pintu beberapa kali, pria yang baru check-in malam tersebut kemudian membukakan pintu. " Meski sudah dini hari, R tidak mempersilakan istrinya masuk dan ikut beristirahat di kamar tersebut. Keduanya justru terlibat pertengkaran," kata ujar AKP Anwar Iskandar, Kepala Bagian Humas Polres Kediri Kota. Pertengkaran pun terjadi hingga berujung ke kantor polisi. Kisah selengkapnya baca di sini. Ism 4 dari 5 halaman 8 Bulan Temani Kekasih Koma, Saat Sadar Ternyata... Dream - Seorang perempuan asal Tiongkok bernama Lin Yingying, 22, terluka di kepala sehingga menyebabkan dia koma. Tidak ada yang tahu apa yang menyebabkan dia terluka di kepala sampai koma. Namun ketika bangun dari koma 8 bulan kemudian, dia mengungkapkan pelaku yang membuat kepalanya terluka. Selama Yingying koma, media massa memuji sikap kekasihnya, Liu Fenghe, 25. Fenghe dengan setia menemani dan mengurus Yingying. Media massa bahkan menganggap Fenghe pahlawan dan orang yang patut dicontoh ketika mengeluarkan uang dari saku pribadinya sebesar 200 ribu yuan sekitar Rp 400 juta lebih untuk membiayai pengobatan Yingying. Fenghe benar-benar memperlihatkan cintanya yang besar dan tulus kepada Yingying. Namun perasaan dan sikap luar biasa Fenghe terhadap Yingying ini ternyata palsu. Ayah Yingying mengungkapkan, Fenghe diduga telah memukuli putrinya dengan penggilas adonan hingga akhirnya koma. Kasus pemukulan itu bermula ketika roti yang dibuat Yingying gosong sehingga menyebabkan Fenghe marah dan menyerang kekasihnya itu dengan penggilas adonan. Menurut Yingying, itu bukan kali pertama Fenghe memukulinya. " Jadi, keputusan dia untuk selalu berada di sisi saya didorong oleh perasaan bersalah, bukan penyesalan atau cinta," kata Yingying. Ism, Sumber 5 dari 5 halaman Wanita Ajak Lelaki ke Kebun Pisang, Ternyata... Dream - Nasib malang menimpa tenaga kerja asal Indonesia di Malaysia. Lelaki yang bekerja di sebuah ladang sawit Pos Pulat, Gua Musang, putus kemaluannya setelah dipotong seorang wanita warga Thailand Minggu malam waktu setempat. Kepala Polisi Daerah Gua Musang, Superintendan Saiful Bahri Abdullah mengatakan, kejadian terjadi jam malam di kebun pisang di belakang surau Kampung Gua Air yang terletak sekitar delapan kilometer dari Pos Pulat. Saiful Bahri mengatakan, sebelum kejadian, korban yang tinggal di mes pekerja perkebunan di Pos Pulat, pergi ke Kampung Gua Air dengan sepeda motor bersama seorang temannya. " Korban tiba di desa itu untuk menunaikan salat Maghrib, sementara temannya duduk di toko terdekat sambil mengobrol melalui ponsel," kata Saiful Bahri kepada wartawan lokal. Dia mengatakan, begitu keluar dari surau usai menjalankan salat Maghrib, korban yang berusia 36 tahun itu bertemu dengan seorang wanita yang dikenalnya. Wanita itu memaksa korban masuk ke kebun pisang bersamanya. Tanpa banyak bicara, wanita itu langsung membuka celana korban dan memotong kemaluannya. Korban baru menyadari kemaluannya dipotong setelah terasa sakit dan kemudian dia berteriak meminta tolong. Sementara tersangka sudah kabur dari tempat kejadian. Imam surau yang mendengar teriakan korban, bergegas ke tempat kejadian dan menemukan kemaluan korban berlumuran darah. " Korban kemudian dikirim ke Rumah Sakit Gua Musang sebelum dipindahkan ke Rumah Sakit Raja Perempuan Zainab II HRPZII di Kota Baharu untuk perawatan lebih lanjut. Polisi sedang melacak wanita berusia 19 tahun itu," katanya. Ism, Sumber Mynewshub Sosial MediaPernikahan Unik Daftarkan email anda untuk berlangganan berita terbaru kami Terkait Jangan Lewatkan Editor's Pick MUA Rias Pengantin dengan Barbie Look, Makeup Matanya Bikin Penasaran Menilik Fungsi SPF dan PA Pada Sun Protector Memukau, Ruffle Black Dress Halima Aden yang Extravagant Inspirasi Tampilan Pengantin Makeup Glowing dan Outfit Syar'i Serba Putih Satu Outfit Bisa Jadi Dua Look Berbeda, Girly dan Boyish Trending Bacaan Sholawat Haji dan Usaha agar Impian Berhaji Segera Terwujud KESERUAN DREAM DAY RAMADAN FEST DAY 1 Pengertian Haji Qiran, Bacaan Niat, dan Tata Caranya Sesuai Ajaran Islam Haji adalah Rukun Islam Kelima, Wajib Dilakukan Umat Islam yang Memenuhi Syarat Doa Menyembelih Hewan Kurban untuk Orang Lain dan Hukum Mewakilkan Penyembelihan Wajah Cantiknya Dinyinyirin karena Hasil Filter dan Makeup, Kiky Saputri Kasih Balasan Menohok Masih Ingat Pria Viral yang Pamer Rumahnya yang Gubuk Reyot? Ini 10 Potretnya Setelah Direnovasi, Jadi Besar & Megah! Kesulitan Ekonomi, Andhara Early Jadi Sopir hingga Jualan di Kantin Sekolah Anaknya
Nakita/Nita 3 Posisi Hubungan Suami Istri bagi Pengantin Baru - Pilihan bagi pengantin baru, 3 posisi hubungan suami istri ini bisa menambah kepercayaan diri di malam pertama. Bagi pengantin baru, malam pertama merupakan malam yang sangat berkesan. Kebanyakan pasangan juga tak ingin malam pertamanya mengecewakan. Meski begitu tak sedikit pasangan yang merasa kurang percaya diri di malam pertama. Kurangnya rasa percaya diri pengantin baru saat melakukan hubungan suami istri bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Bisa jadi itu karena bentuk tubuh, bekas luka atau tanda lahir, ekspresi saat melakukan hubungan seksual, hingga posisi seks yang kurang nyaman. Meski begitu, kepercayaan diri saat melakukan hubungan seks menjadi hal yang penting. Berikut ini beberapa posisi hubungan suami istri yang dapat meningkatkan rasa percaya diri. Lantas, apa saja posisi tersebut? Menyadur dari Times of India, ada beberapa posisi hubungan seksual yang bisa bikin kepercayaan diri para pengantin baru meningkat. Simak informasi posisi hubungan suami istri ini secara lengkap di halaman selanjutnya. Baca Juga Cara Cepat Hamil Setelah Haid Selesai, Begini Posisi Seks Terbaik dan Waktu Ideal Melakukannya Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya. PROMOTED CONTENT Video Pilihan
4 Ide Pengaturan Dekor Pelaminan untuk Acara Pernikahanmu By WeddingMarket 17 Jun 2021 Viewers 1742 Pelaminan merupakan tempat utama yang akan menjadi pusat perhatian dan semua orang akan menuju ke tempat ini. Karena hal inilah area ini selalu berada di bagian depan dan sering mendapat perlakuan khusus terutama pada dekorasinya. Dekor pelaminan selalu paling meriah dan banyak menggunakan aksesoris atau pernak-pernik. Setiap pernikahan pasti akan mendahulukan dan mengutamakan pengaturan pada area tersebut. Setiap pengantin juga akan berdiri dan duduk dalam waktu yang lama pada tempat ini. Bagaimanapun konsepnya maka pengaturannya harus disesuaikan dengan pengaturan yang baik serta adanya keserasian dalam setiap sisi. Hal ini tentunya akan membuat area ini terlihat lebih cantik dan membuat pengantin bisa berdiri dengan lebih percaya diri. Untuk area tersebut kamu perlu mengatur dan membuat konsep yang sangat tepat. Hal ini tentu akan diwujudkan oleh vendor yang menangani bagian dekorasi Ide Pengaturan Dekor Pelaminan untuk Acara PernikahanmuDekor pelaminan yang bisa dipilih harus memiliki penataan yang baik sehingga menjadi dekorasi yang sangat menarik. Beberapa ide pengaturan bisa kamu pilih bahkan idenya pun bisa berasal dari dirimu sendiri. Beberapa ide pengaturan dekorasi berikut ini bisa kamu pilih untuk digunakan pada dekorasi pelaminan acara pernikahanmu. 1. Warna Dominan PutihFoto Ikayu on TokopediaWarna putih sangat identik dengan pernikahan karena melambangkan kesucian dan kesakralan sebuah hubungan. Hampir setiap acara pernikahan pasti menggunakan pakaian berwarna putih sebagai warna utamanya. Hal ini juga berlaku untuk dekorasi terutama pada bagian pelaminan. Warna putih bisa digunakan untuk area ini sehingga bisa terlihat sangat cantik. Aneka bunga berwarna putih bisa kamu tempatkan untuk area pelaminan. Kamu juga bisa menambahkan hiasan daun yang cantik berwarna hijau segar sehingga menjadi perpaduan yang sangat menarik. Bunga-bunga ini bisa kamu tempatkan terutama pada bagian atas pelaminan hingga 20 atau 25 cm dari atas. Area tengah bisa dibiarkan kosong dan hanya menggunakan hiasan berupa tulisan nama kedua pengantin. Untuk area yang kosong ini kamu harus memilih dinding buatan yang sangat polos yang terbuat dari akrilik atau kain yang dibentangkan di sebuah bidang sehingga terlihat menjadi sebuah dinding yang halus dan polos sehingga dekor pelaminan ini akan sangat menarik. Untuk membuatnya terlihat lebih menarik kamu bisa memasang lampu yang berwarna putih dan sangat terang. Pilihlah bunga mawar putih atau sejenisnya dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Tempatkan pada bagian yang paling sering terlihat bila perlu pasang bunga tersebut dengan jumlah yang cukup banyak di area pelaminan. 2. Menyematkan Tiga Buah BackdropFoto katapernikahanDi area pelaminan kamu juga bisa membuat dekor yang cukup menarik dari tiga buah backdrop yang dipasang terpisah. Kamu bisa menghias pelaminan berupa backdrop yang dibuat dengan bentuk melingkar ataupun persegi. Penempatannya bisa di sebelah kiri dan kanan tepat di belakang kedua orang tua berdiri dengan bentuk dan posisi yang sama. Untuk area tengah yang sejajar dengan pengantin maka bisa dibuat sedikit lebih megah dengan bentuk yang berbeda. Untuk dekor pelaminan seperti ini kamu tidak perlu menambahkan terlalu banyak bunga terutama pada bagian atas. Bentuk latarnya kamu bisa menggunakan kain polos yang dibentangkan dari ujung satu ke ujung lainnya. Backdrop tersebut bisa ditata serapih mungkin dengan bentuk melingkar yang dihiasi daun dan bunga-bunga yang cantik. Nantinya area tersebut akan sangat terlihat menarik dan tidak terlalu berlebihan. Jika kamu menyukai konsep yang simple maka pernyataan seperti ini bisa kamu pilih karena sangat sesuai dengan konsep tersebut. Untuk membuatnya terlihat lebih elegan pilihlah bunga berwarna putih yang dihiasi dengan aneka daun berwarna hijau terang. Hal ini akan membuat backdrop tersebut terlihat lebih menarik dan elegan. Kombinasi warna putih dan hijau akan menjadi sebuah perpaduan yang pas dan tidak terkesan memaksakan. 3. Latar SilangFoto findideas blogeriumLatar pelaminan yang dibuat dari kain yang disilangkan juga sangat menarik untuk bisa kamu pilih. Dekor pelaminan seperti ini bisa dibuat dari kain berwarna putih yang dibentangkan secara menyilang di area tengah tepat di belakang pengantin akan berdiri. Kemudian pada area atasnya bisa dipasang beberapa hiasan bunga yang tidak terlalu mencolok dari segi warnanya. Penempatan bunga bisa hanya di area atas saja serta area depan pelaminan. Untuk latar bagian tengah kamu tidak perlu terlalu banyak menempatkan bunga karena detailnya sudah ada pada penggunaan kain yang dipasang secara menyilang. Jenis bunganya pun tidak perlu terlalu banyak dan kamu hanya perlu menggunakan satu jenis bunga saja. Pastikan kamu memilih kain berwarna putih agar terlihat lebih elegan dan netral untuk pemilihan warna apapun. Untuk bunga dan dekorasi lainnya kamu bisa memilih warna yang cenderung lebih soft dan tidak terlalu terang. Hal ini akan menjadi sebuah perpaduan yang sangat indah dan tidak terkesan berlebihan. Selain itu, dekor pelaminan seperti ini juga sangat terlihat unik dikarenakan penggunaan kain seperti ini sangat jarang. Lengkapi dengan penggunaan lampu hias di sekitar kain tersebut agar warnanya lebih terlihat jelas. Dengan begitu, pengaturan yang dibuat seperti ini akan sangat terlihat cantik. 4. Stand Flower TinggiFoto AliExpressKamu juga bisa menggunakan stand flower berukuran tinggi untuk area pelaminan terutama di bagian belakang pengantin. Stand flower seperti ini nampak seperti sebuah tiang yang dihias bunga dengan bentuk yang sangat unik. Kamu bisa menempatkan beberapa buah stand flower tersebut tepat di belakang pengantin dan seluruh bagian pelaminan. Dengan memasang dekor pelaminan seperti ini kamu tidak perlu lagi terlalu banyak menggunakan detail hiasan untuk bagian atas pelaminan. Sebab tinggi dari stand flower ini biasanya berukuran 3/4 dari tinggi area pelaminan. Stand flower ini akan terlihat sangat menarik Terlebih jika kamu menempatkan bunga dengan warna yang netral terutama putih. Bagian belakang kamu bisa menggunakan latar dari kain berwarna putih yang sedikit berkilau. Tambahkan hiasan berupa lampu dengan warna natural agar hasilnya lebih menarik lagi. Hiasan seperti ini cukup simple namun tetap menarik dan bisa terlihat sangat modern. Untuk bagian depan kamu bisa memilih stand flower yang lebih pendek dan sedikit warna-warna yang lebih soft agar bisa terlihat lebih simple dan hasilnya pun tidak terlihat kurang bagus. Untuk dekorasi sepertinya kamu bisa menggunakan warna putih untuk mendominasi setiap bagiannya. Pilihlah kursi yang tidak terlalu tinggi agar bunga di belakangnya bisa terlihat sangat jelas. Beberapa contoh diatas bisa menjadi inspirasi untukmu agar memilih dekorasi bagian pelaminan yang sangat menarik dan cantik. Kamu bisa membuat inspirasi lainnya yang lebih menarik dengan memadukan beberapa contoh yang sudah ada atau kamu membuatnya sendiri sesuai ide kreativitasmu. Kamu harus memiliki konsep yang tepat agar pengaturan terhadap dekor pelaminan bisa sangat baik dan hasilnya sangat menarik. Hal ini perlu menjadi prioritas terlebih acara pernikahan merupakan acara paling berkesan dalam hidupmu. Pilih vendor yang ahli di bidangnya dan sudah memiliki pengalaman yang cukup banyak. Kunjungi WeddingMarket Festival Gratis! Menangkan Berbagai Hadiah Menarik
A sometimes contentious issue is where do you stand during the ceremony? What compounds this issue is a bride’s parents were generally married in a church, but the bride is being married in a park. There is a significant difference in how a civil celebrant operates without an alter as opposed to a religious celebrant who operates with an altar. But first…a bit of history. It is essential to explain how it used to be, because what you see on TV is not always the REAL tradition. In Anglo-Saxon England, the Best Man would act as a bodyguard for both the groom and the bride. During Anglo-Saxon England weddings the bride would stand to the left of her groom so that his sword arm was free. The Best Man would keep his hand on his sword ready to fend off trouble and protect the couple. Often during these times, the best swordsman in the area was chosen as the Best Man. The tradition of the Best Man began in ancient Germany. In olden days it was realised that continual marriage within the village would eventually lead to issues with children. Today, we recognise this as inbreeding. Therefore, because other villages may not make a bride available, it often became necessary for a man to kidnap his bride from a that village and he needed his strongest friend his Best Man to help with the kidnapping and to stand by him at the wedding ceremony to fight off any relatives that might try to take her back. The essential thing to consider here is, the bride would stand to the left of her groom so that his sword arm was free and he wouldn’t spit or cut her with his sword if he needed to draw if quickly!. Of course, today, the bride still stands to the left side of her groom, thus causing the grief that sometimes occurs in a civil ceremony. Where do you stand during the ceremony? Which side? Wedding ceremony positions can cause some dramas, especially when relatives demand to sit on the “correct” side. The real issue is, few people have ever analysed the difference between a civil ceremony and a church ceremony. So what, you ask? Read on, you might be quite surprised! In a church ceremony, consider where the religious celebrant will be standing? He/she will be at the alter, which means the bridal couple and their attendants will be facing the alter, resulting in their backs being to the guests. Remember the earlier paragraph concerning which side the bride should stand on? Yes – the left side of the groom, meaning the left side of the church, with the blokes to the right. Of course, when the bridal procession is entering the church, the groom and his attendants are facing the guests, but they turn around to face the alter. What if the ceremony is a civil ceremony conducted either outdoors, or in a de consecrated church? Where does the celebrant stand, since this will have a significant effect on the positions. OK, I’m getting technical, but so do many brides and their parents. Put simply, if you want to be technical I’m not rude enough to say “pedantic”, then you really need really be correct! If the celebrant operates between the bridal party and the guests, the couple and their attendants will be facing the gathering. IN this case, the question is; where should you therefore stand? Historically, the bride remains on the groom’s left, therefore, the bride and her attendants should be to the right as the guests look to the front. This of course, is the reverse of within a church with a religious celebrant presiding. Of course, way back in the distant past, the groomsmen would all have been standing ready with their hands on the hilts of their swords and constantly scanning the area all around them. As a civil celebrant, I have a huge advantage over a religious celebrant since I am not required to observe church dogma and protocol and can therefore stand where I like. Because I use a wireless head-set microphone system, I am free to move wherever I need to. Therefore, I ensure the bride and groom initially face the guests, then, as I proceed, I ensure the couple are facing each other. I generally place my portable lectern in front of the bride’s attendants so as not obscure the bride and her groom. If I am working in a church or small chapel, where I stand is often determined by the size of the chapel and the number of attendants – quite simply, how much room is there? Now, that raises a point…. what if you have a large number of attendants and there isn’t much room? Don’t be afraid to have them sit down in the front row of pews where they are facing you. This then elevates the bride and groom to a featured status with no other distractions in the image. How should your attendants stand? It is not unusual that a celebrant will be faced with a couple having 5 or more attendants EACH. One bride simply refused to listen to my suggestion of what it would look like with their 6 attendants standing straight out either side. Quite frankly, I was extremely nervous during the ceremony, since I felt the need to constantly look around in case Warnie was coming in to bowl a wrong’un to all the people standing in the slips position. So, how should you all stand? It’s up to you, but raise the matter with me or your celebrant and you may well be surprised at the easy solution to the problem. It can be as simple as having your attendants form a semi circle around you. Equally important is to not bunch up your attendants. They should be well spaced such that the photographer can take photos of each individually without the next person appearing in the photo. This article was provided by Philip Greentree CMC All information contained within this page is copyright c Philip Greentree CMC Share this article on Facebook
Menikah adalah momen penting di kehidupan setiap manusia. Hari bahagia ini patut diabadikan supaya bisa dikenang kembali di masa depan. Makanya sering orang-orang rela merogoh kocek cukup banyak dan berinvestasi pada fotografer serta videografer agar hasilnya bagus. Kehadiran teman-teman dan keluarga turut memeriahkan pesta. Bahkan biasanya mereka diberi seragam atau sengaja datang dengan tema pakaian yang sama agar nampak lebih indah kalau difoto. Sekarang, Kamini mau membahas ide pose pengantin di pelaminan, baik itu foto dengan pasangan saja atau dengan kerabat. Yuk, disimak! 1. Pertama-tama, Pose Resmi Dulu * sumber Sebagai pemanasan supaya tidak kaku, biasanya fotografer akan menuntun pengantin buat berpose formal. Kan gampang, ya, tinggal berdiri atau duduk tegak saja terus senyum, cekrek! Pose ini memang paling standar banget dan setiap pasangan harus punya. Terus, sebelum foto-foto selanjutnya kan kadang kaku, dengan berfoto dalam pose formal ini kamu dan pasangan jadi lebih rileks dan hasil fotonya pun pasti lebih bagus. 2. Pamer Cincin Sudah Paling Wajib, Sih.. *Sumber Tukar cincin merupakan tradisi orang yang tunangan atau menikah. Dan, sebagai pengantin baru, kalian boleh banget pamer cincin pernikahan. Majukan kedua tangan kalian ke depan kamera dan bergaya sesuai keinginan! Sekalian pamer buku nikah juga boleh. Kalau sekarang lagi kekinian foto dengan properti buku nikah yang super gede, itu biasanya disediakan oleh wedding organizer-nya. 3. Your Very First Dance * sumber First dance atau tarian pertama adalah elemen dan tradisi pernikahan di beberapa negara. Biasanya first dance terjadi di gala, pesta, dan juga pernikahan. First dance dalam resepsi pernikahan biasanya dilakukan oleh pasangan pengantin, atau pengantin wanita dengan ayahnya. Walaupun di Indonesia tradisi ini tidak populer, kamu bisa aja mengadakannya sendiri. Sambil berfoto bersama pasangan tentunya, hasilnya pasti kece punya. 4. Melewati Barisan Groomsmaid * sumber Mungkin kamu sudah sering mendengar istilah bridesmaids & groomsmen, tapi apakah kamu sudah mengerti apa maknanya? Kita bisa memanggil bridesmaids pengiring pengantin wanita dan groomsmen pengiring pengantin pria sebagai groomsmaid saja, disatukan gitu istilahnya, jadinya gender fluid. Mereka adalah bagian yang cukup penting dari pesta pernikahan, karena biasanya groomsmaid itu sahabat terdekat dari pasnagan pengantin, kan. Mereka adalah orang-orang yang paling mengerti pasangan pengantin pria dan wanita. Jadi, kehadiran mereka di pesta tak hanya sebagai sahabat yang datang ke resepsi tapi langsung terjun menjadi bagian dari pesta itu sendiri. Orang yang terpilih jadi groomsmaid biasanya emrasa terhormat dan bangga karena berarti ialah orang terdekat yang dipikirkan oleh pengantin. Groomsmaid biasanya mendapatkan seragam atau membuat seragam mereka sendiri, yang penting kompakan agar terlihat bagus juga di foto. Tugas groomsmaid adalah untuk menggiring alias mengantar pengantin ke pelaminan dan menemani mereka sampai pesta selesai. Maka itu, sebagai pengantin kamu dan pasangan pasti punya banyak foto dengan groomsmaid. Salah satu ide berfoto dengan groomsmaid adalah membuat barisan lalu kalian melewati mereka. rasanya seperti mendapatkan blessing dari teman-teman terdekat kalian dan hasil fotonya pun bagus. 5. Foto Lucu Bersama Groomsmaid * sumber Para pengiring pengantin adalah orang-orang terdekat kamu dan pasangan. Kalian pasti sering melakukan hal-hal konyol bersama jika bertemu, kan? Jangan biarkan pesta pernikahan menghentikan keseruan kalian. Maksimalkan waktu ini untuk menciptakan banyak foto unik dan lucu bersama para groomsmaid. 6. Di Kelilingi Bridesmaids * sumber Ini biasanya dilakukan sama yang cewek-cewek saja, tapi buat mempelai pria yang ingin dikelilingi groomsmen-nya juga nggak apa-apa, loh! Malah lucu gitu kan, gemes, hihi. Dengan dikelilingi bridesmaids dan groomsmen seperti ini, kelihatan banget kedekatan dan kehangatan di antara kalian. Jadi, jangan dilewatkan untuk berpose seperti ini, ya. 7. Gendong Juga Nggak Apa-apa, Kan Sudah Sah! * sumber Ada yang berani foto sambil gendongan begini? Asalkan mempelai prianya kuat, mempelai wanitanya mau digendong gaya apapun pasti bisa. Atau, kalau mempelai wanitanya yang mau gendong mempelai pria? Boleh juga. Soalnya, salah satu milestone di hidupmu sudah terlewati, yaitu menikah. Makanya, momen yang euforia ini patut dirayakan. Caranya, kamu bisa memeluk dan menggendong orang tersayang, yaitu pasangan kamu. Pose Foto ini cukup jarang dilakukan juga, jadinya unik. 8. Foto Kekinian ala Pengantin Korea * sumber Simplicity, itulah konsep foto prawedding maupun saat wedding yang digemari muda-mudi Korea Selatan saat ini. Mulai dari pakaiannya, mereka memilih jas dan dress, serta makeup dan aksesoris yang terkesan simpel. Pose fotonya pun nggak aneh-aneh, kayak gandengan tangan, pelukan, ciuman, bahkan candid ala-ala juga digemari banget. 9. Bawa "Anak-anak" *Sumber Kalian punya hewan peliharaan? Nggak ada salahnya membawa mereka dan berfoto bersama mereka di hari bahagia kalian, kan. Seperti pasangan baru di atas, mereka menggendong anak-anak mereka alias si meong! Apalagi kalau kalian berdua mengadopsi hewan tersebut bersama-sama, pasti momennya lebih ngena, kan. 10. Jangan Lupa Pakai Masker, ya! * sumber Pandemi membuat seluruh kehidupan kita berantakan. Yang biasanya bisa bertemu siapa saja setiap saat, kini kita dibatasi, disuruh jaga jarak. Kerumunan pun dilarang untuk mencegah tersebarnya virus. Lalu, bagaimana dengan pernikahan, yang biasanya diikuti dengan pesta atau biasa kita sebut resepsi? Waktu awal kasus COVID-19 ditemukan, orang-orang yang berencana menikah terpaksa harus membatalkannya, atau menunda resepsi dan hanya ijab kabul saja. Namun, sekarang ketika kita sudah tidak lockdown atau pun PSBB lagi, pesta pernikahan pun sudah diakali sedemikian rupa supaya tidak menimbulkan kerumunan dan tetap aman. Seperti sistem kloter, jadi para tamu undangan memiliki waktunya masing-masing dan namanya sudah didaftarkan. Contoh, tamu A datangnya jam 10-11, tamu B datangnya jam 11-12, dan kalau telat ya berarti jangan masuk, karena semua tamunya sudah dihitung. Salah satu pencegahan penyebaran virus adalah dengan mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer dan selalu menggunakan masker. Ini berlaku buat para pengantinnya juga! Mungkin terlihat menyedihkan, kita sudah didandani tapi malah ditutup masker wajahnya. Tapi, ini bisa menjadi cerita juga buat anak cucu nanti, kalau kamu menikah saat sedang ada pandemi di muka bumi ini. Tapi, tenang saja, pandemi ini membuat orang-orang semakin kreatif. Buktinya, para MUA dan penyedia baju kawinan berinovasi membuat masker yang cantik yang matching dengan baju pengantin. Terus, kamu juga bisa bawa properti buat foto. Seperti pengantin di atas, sepertinya mereka merupakan petugas kesehatan, ya. Mempelai wanitanya membawa botol hand sanitizer dan mempelai prianya membawa alat disinfektan. Ide ini menarik juga buat ditiru, apalagi kalau kamu dan pasangan bekerja di bidang kesehatan, hihi. Nah, itu lah sepuluh ide pengantin berfoto di pelaminan atau selama pesta resepsi pernikahan. Apa kamu punya ide menarik lainnya? Ingatlah, mau posenya seperti apapun, yang penting kenangannya. Selamat menempuh hidup baru!
posisi pengantin pria di pelaminan