Salahsatu alasan mengapa perkalian matriks didefinisikan sebagai jumlah dari baris × kolom adalah untuk membantu penulisan sistem persamaan linear sebagai satu persamaan matriks. Persamaan tersebut terdiri dari matriks konstanta B di ruas kanan, dan perkalian dari matriks koefisien A dan matriks variabel X di ruas kiri. Untuk sistem persamaan linear berikut: persamaan matriksnya adalah, SPL matriks X berukuran n x 1 dan matriks B berukuran m x 1. Perkalian matriks A dan X, yaitu AX dapat dilakukan karena banyak kolom matriks A sama dengan banyak baris matriks X. Bentuk matriks yang diperbesar dari SPL merupakan gabungan dari matriks koefisien A dan matriks B, yaitu : (AB) a a a a a a a a a b b b n n m m mn m = 11 12 1 21 22 2 dapatdinyatakan sebagai berikut: Tentukan xy,, yang bernilai positif yang memenuhi persyaratan utama masalah (yaitu (ii), (iii)) serta memaksimumkan fungsi persamaan , yang berupa persamaan linear. Persamaan (himpunan titik-titik X) yang memenuhi sistem persyaratan yang diberikan. Sedangkan (b) dapat diartikan sebagai: di antara titik 2. Tentukan matriks D, D x, Dy, dan D z dengan elemen matriks sebagai berikut: Matriks D: matriks 2 x 2 yang elemennya terdiri dari koefisien semua variabel dalam persamaan. Matirks D x: matriks 2 x 2 dengan elemen kolom pertama adalah konstanta persamaan, kolom kedua adalah koefisien y. Nilaix yang lebih besar dari 360 o atau kurang dari 360 o, bisa kamu tentukan dengan persamaan berikut. k merupakan konstanta bilangan bulat. Agar lebih paham, simak contoh soal berikut. Contoh Soal 2. Tentukan penyelesaian dari persamaan berikut untuk interval -120 o ≤ x ≤ 450 o. Jadi, penyelesaian dari persamaan tersebut adalah x = {-45 m3Yi.

tentukan matriks x yang memenuhi persamaan berikut