teoriekonomi yang dikenal sebagai teori ekonomi mikro. Depresi ekonomi yang terjadi pada tahun 1930-an melahirkan ahli ekonomi baru. Karya terbesar lainnya dalam bidang ekonomi dicapai pada tahun 1936 ketika sebuah buku yang berjudul The General Theory of Employment, Interest and Money diterbitkan oleh seorang ekonom besar, I Pengantar Makroekonomi Sadono Sukirno in digital format.. Daftar buku baru bulan November 2008 s/d Februari 2009.pdf: Download. Buku bulan november-februari 2009.pdf - 2 Buku Pengantar Teori Mikroekonomi/ Sadono Makroekonomi.pdf - EKONOMI MAKRO Pengantar teori makroekonomi Abstract Indonesian Abstract: Pada awalnya, buku ini dirancang sebagai buku Pengantar Ilmu Ekonomi, yang berarti membahas Ekonomi Mikro dan Makro. Namun, karena masing-masing pembahasan Ekonomi Mikro dan Makro dirasakan cukup banyak, maka kemudian buku ini dipisah menjadi dua : Pengantar Ilmu Ekonomi Mikro dan Pengantar Ilmu Ekonomi Makro. 7 Subyek. 1. EKONOMI MAKRO. Pengantar ekonomi jilid 2 Pengantar ekonomi mikro = Principles of economics: An Asian edition-Volume 1. Book oleh MANKIW , N . Gregory Terbitan: Teori makro ekonomi. TXB. ekonomi secara luas, termasuk inflasi, pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi (Mankiw, 2006). Pengertian Ekonomi Mikro. ? ilmu yang mempelajari2016 PengantarTeori Ekonomi: Pendekatan kepada teori ekonomi mikro dan makro. S Rosyidi. RajaGrafindo Pesada, 2002. 923: 2002: PENGANTAR TEORI EKONOMI: pendekatan kepada teori ekonomi mikro & makro. S Rosyidi. Rajawali Pers, 2019. 472: 2019: Model Pendayagunaan Zakat Produktifitas oleh Lembaga Zakat dalam Meningkatkan Pendapatan Mustahiq. ESPA4220- Teori Ekonomi Makro (Edisi 2) - Perpustakaan UT. Ringkasan Rumus dalam Teori Mikro dan Makro Ekonomi. Perbedaan Ekonomi Makro Dan Mikro - Pengertian dan Tujuan. Cara Menghitung Pertumbuhan Ekonomi | idschool. Pembahasan Soal UTS PTE Makro 2016/2017. Teori Fungsi Konsumsi Tabungan Pengertian Rumus Kurva Contoh Soal. yRaq. Buku Pengantar Ilmu Ekonomi ini disusun oleh para akademisi dan praktisi dalam bentuk buku kolaborasi. Walaupun masih jauh dari kesempurnaan, tetapi kami mengharapkan buku ini dapat menjadi referensi atau bahan bacaan dalam menambah khasanah keilmuan khususnya mengenai Pengantar Ilmu Ekonomi. Sistematika penulisan buku ini diuraikan dalam empat belas bab yang memuat tentang Konsep Dasar Ekonomi Mikro, Konsep Dasar Ekonomi Makro, Pasar Faktor Produksi, Pasar Oligopoli, Teori Permintaan dan Penawaran, Inflasi, Utilitas, Memaksimumkan Laba, Kebijakan Pemerintah, Kebijakan Ekonomi, Kebijakan Fiskal, Kebijakan Moneter, Mengukur Pendapatan Nasional, dan bab terakhir yaitu Perdagangan Internasional. Figures - uploaded by Darwin DamanikAuthor contentAll figure content in this area was uploaded by Darwin DamanikContent may be subject to copyright. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free A preview of the PDF is not available ResearchGate has not been able to resolve any citations for this NasrullahAs a mother of sciences, epistemology contributes in improving economic. By studying epistemology economists be realize that they have some limitations in soliving socioeconomic problems. It make them no to be an arrogant but a numble intellectual. Ascarya AscaryaGambaran Umum Kerangka Kebijakan Moneter. Kebijakan moneter sebagai salah satu kebijakan ekonomi berperan penting dalam suatu perekonomian. Peranan tersebut tercermin pada kemampuannya dalam mempengaruhi stabilitas harga, pertumbuhan ekonomi, perluasan kesempatan kerja, dan keseimbangan neraca pembayaran. Oleh karena itu, seringkali hal-hal ini menjadi sasaran akhir kebijakan moneter. Secara ideal, semua sasaran akhir tersebut di atas dapat dicapai secara bersamaan. Namun, seringkali pencapaian sasaran-sasaran akhir tersebut mengandung unsur-unsur yang kontradiktif. Misalnya, usaha untuk mendorong tingkat pertumbuhan ekonomi dan memperluas kesempatan kerja pada umumnya dapat berdampak negatif terhadap kestabilan harga dan keseimbangan neraca pembayaran. Sementara itu, dalam jangka panjang kebijakan moneter bersifat netral dan hanya dapat mempengaruhi harga. Oleh karena itu, dalam undang-undang bank sentral ada kecenderungan bahwa sasaran akhir kebijakan moneter adalah stabilisasi harga. Pengalaman di banyak negara menunjukkan hal ini, yaitu bahwa kondisi perekonomian suatu negara memburuk karena kebijakan moneternya memiliki multi sasaran akhir. Oleh karena itu, dalam perkembangannya dewasa ini semakin disadari bahwa kebijakan moneter semestinya lebih memfokuskan pada sasaran tunggal. Sejalan dengan perkembangan ekonomi di dunia, Indonesia menganut hal yang sama dengan menetapkan stabilisasi harga sebagai sasaran tunggal sebagaimana tercermin dalam Undang-Undang Bank Indonesia yang baru UU No. 23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia. Tujuan utama pelaksanaan kebijakan moneter di Indonesia adalah untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai Ekonomi Pengantar untuk ManajemenDetri KaryaDan SyamriSyamsuddinKarya, Detri dan Syamri Syamsuddin. 2016. Makro Ekonomi Pengantar untuk Manajemen. Jakarta Rajawali Ajar Makroekonomi. Yogyakarta DeepublishNursalamNursalam. 2016. Buku Ajar Makroekonomi. Yogyakarta ParkinParkin, Michael. 2018. Ekonomi Buku 2 Makro. Jakarta Salemba A SamuelsonD WilliamNordhausSamuelson, Paul A & William D Nordhaus. 1992. Economics, 14 th Edition. New York McGraw Ekonomi Makro. Bandung Citapustaka mediaRemus SilalahiDarwin PurbaMuhammad DamanikFahmiSilalahi, Remus., Purba., Darwin Damanik., Muhammad Fahmi. 2014. Pengantar Ekonomi Makro. Bandung Citapustaka Teori Makro Ekonomi. Jakarta Raja Grafindo PersadaSadono SukirnoSukirno, Sadono. 2004. Pengantar Teori Makro Ekonomi. Jakarta Raja Grafindo Fiskal dan Efektivitas Stimulus Fiskal di Indonesia Aplikasi Model Makro MODFI dan CGE INDORANIAnggito AbimanyuAbimanyu, Anggito. 2005. Kebijakan Fiskal dan Efektivitas Stimulus Fiskal di Indonesia Aplikasi Model Makro MODFI dan CGE INDORANI. Jurnal Ekonomi Indonesia, 1, 1 36-48. Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Allah Subhanahuwataala karena dengan berkat dan rahmat-Nya jualah penulis mendapatkan kekuatan dan ketabahan serta diberikan kesehatan sehingga memungkinkan penulis dapat menyelesaikan buku ini. Mikro ekonomi merupakan sebagai suatu ilmu ekonomi yang menganalisis, melihat proses kegiatankegiatan ekonomi. dan mempelajari perilaku produsen dan konsumen beserta penentuan harga pasar, jasa, produk, dan kuantitas faktor input yang diperjualbelikan dalam pasar. Dengan memperhatikan bidang kajian itu, maka tidak di sangsikan lagi bahwa mikro ekonomi merupakan cabang ilmu ekonomi yang sangat penting dan menantang untuk dipelajari oleh siapa saja. Dalam hubungan inilah, maka buku yang diberi judul β€œPengantar Ekonomi Mikro” Buku ini ditulis dengan gaya bahas yang lugas dengan tujuan agar para pembaca dapat dengan mudah memahami apa yang terkandung di dalamnya. Sungguh suatu kesia-siaan apabila buku yang ditulis dengan memakan waktu dan tenaga yang tidak sedikit ini, tidak dapat dimanfaatkan oleh para pembaca nya. Dengan gaya bahasa dan cara penyajian yang agak berbeda dibandingkan buku-buku teks mikro ekonomi yang ada selama ini, penulis percaya bahwa buku ini akan mampu menjawab berbagai tantangan dan sekaligus dapat mengisi kekurangan dari buku-buku teks mikro ekonomi, yang ada saat ini. Buat suami tercinta Imam Mahmud, anak penulis Maulana Adhi Saputra dan Mullyani serta cucu-cucu penulis Muhammad Pramudya Mahesa Abdi dan Arshaka Gibran Keenandra yang dengan setia dan tabah telah mendampingi penulis dalam menyiapkan naskah buku ini. Terima kasih atas segala pengertian, kesabaran, dan pengorbanan kalian. Di atas semuanya ini, penulis mengucapkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang hanya atas perkenan-Nya jualah penulis dapat menyelesaikan buku ini dengan baik. Namun penulis menyadari bahwa sebagai manusia tentu tidak luput dari kekurangan-kekurangan, dan kesempurnaan sejati hanya ada pada-Nya. Berbagai kekurangan yang terdapat di dalam buku ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Demi kesempurnaan buku ini, penulis sangat mengharapkan adanya saran-saran dan kritik yang konstruktif dari berbagai pihak, terutama mereka yang kebetulan membaca buku ini. Buku ini secara khusus dipersembahkan kepada mereka yang sangat berjasa namun telah tiada yaitu yang tercinta Papa M. Datuk Putih alm dan Mama Hj. Asma Arief alm, dan Bapak Mertua Abdullah alm dan Ibu Mertua Djumiatin alm. Terima kasih penulis haturkan kepada mereka. Kiranya Tuhan Yang Maha Esa selalu melimpahkan rahmat-Nya kepada kita semua. Aamiin Yarabalaamiin. Figures - uploaded by Hadion WijoyoAuthor contentAll figure content in this area was uploaded by Hadion WijoyoContent may be subject to copyright. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free A preview of the PDF is not available ... Ketika kondisi tersebut berkepanjangan, sehingga mereka tidak melaksanakan pekerjaan dan mereka sebenarnya menganggur separuh waktu. Pengangguran terbuka juga dapat diakibatkan oleh penurunan kegiatan ekonomi, kemajuan teknologi sehingga lapangan kerja berkurang, ataupun penurunan pertumbuhan suatu perusahaan Putri et al., 2021. Permasalahan pengangguran merupakan masalah serius yang terkait dengan beberapa permasalah perekonomian makro seperti pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan penduduk, upah, dan inflasi. ...... Akibatnya, tidak seluruh angkatan kerja memperoleh mata pencaharian dan berakhir menjadi pengangguran Idris, 2022. Inflasi adalah situasi harga-harga naik secara umum terjadi pada kegiatan ekonomi Putri et al., 2021. Inflasi juga merupakan suatu kondisi yang menyebabkan harga-harga barang atau jasa rata-rata meningkat dan dapat terjadi terus secara terus menerus. ...... Pendapatan dihasilkan dari penjualan produk, dan dengan demikian merupakan elemen kunci dalam bisnis. Hal ini memungkinkan petani untuk berinvestasi kembali dalam fasilitas dan infrastruktur produksi mereka, yang pada gilirannya meningkatkan produktivitas mereka Putri et al., 2021. Masalah ...Irhamna TanjungTri Inda Fadhila RahmaReni Ria Armayani HasibuanPenelitian ini melihat bagaimana pengaruh biaya operasional, harga jual, dan pemanfaatan teknologi terhadap pendapatan petani dalam perspektif Ekonomi Islam di Desa Sorkam Kecamatan Sorkam Barat. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan data primer dari tanggapan kuesioner yang dibagikan kepada 100 petani padi sebagai responden untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan dari variabel tersebut terhadap pendapatan petani dalam perspektif ekonomi Islam. Untuk mengetahui hasil penelitian disini peneliti menggunakan software SPSS dan juga menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menemukan bahwa secara parsial biaya operasional dan penggunaan teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani sedangkan harga jual tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani. Secara simultan atau bersama variabel biaya operasional, harga jual dan penggunaan teknologi berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani padi di desa pasar sorkam kecamatan sorkam baratEkonomi merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Ekonomi juga memiliki peranan yang penting untuk menjaga kestabilan kehidupan berbangsa dan bernegara. Tingkat pertumbuhan dan pembangunan suatu negara dapat dilihat dari indikator ekonominya. Setiap negara, dalam mencapai tujuannya menggunakan sistem ekonomi yang berbeda-beda. Sistem ekonomi yang berkembang saat ini di dunia adalah sistem ekonomi kapitalis, sosialis, campuran, dan sistem ekonomi Islam. Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu ukuran yang penting untuk mengetahui keberhasilan pembangunan di suatu wilayah. Sebuah wilayah dianggap berhasil melaksanakan pembangunan jika pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut cukup tinggi. Pertumbuhan ekonomi diartikan sebagai kenaikan GDP Gross Domestic Product tanpa memandang bahwa kenaikan itu lebih besar atau lebih kecil dari pertumbuhan penduduk dan tanpa memandang apakah ada perubahan dalam struktur ekonominya. Dalam konsep dasar ekonomi makro indikator yang digunakan dalam mengukur pertumbuhan ekonomi adalah produk domestik bruto PDB untuk tingkat nasional dan Produk Domestik Regional Bruto PDRB untuk wilayah propinsi. Pertumbuhan dan peningkatan PDRB dari tahun ke tahun merupakan indikator dari keberhasilan pembangunan daerah yang dapat menggambarkan ada atau tidaknya perkembangan perekonomian suatu daerah. Semakin besar sumbangan yang diberikan oleh masing-masing sektor ekonomi terhadap PDRB maka daerah dapat melaksanakan pertumbuhan ekonomi kearah yang lebih baik dan yang berarti pula akan meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran of MicroeconomicsRoy J RuffinR PaulGregoryRuffin, Roy J.; and Paul R. Gregory. 2000. Principles of Microeconomics. Addison Teori Mikroekonomi. Edisi Ketiga. Raja Grafindo PersadaSadono SukirnoSadono Sukirno. 2004. Pengantar Teori Mikroekonomi. Edisi Ketiga. Raja Grafindo ini penulis tercatat sebagai dosen aktif di Universitas Pamulang, Program Studi Manajemen S1, saat ini sedang menempuh program S3OktoberOktober, saat ini penulis tercatat sebagai dosen aktif di Universitas Pamulang, Program Studi Manajemen S1, saat ini sedang menempuh program S3Tidak ada hal yang paling membahagiakan, kecuali bisa membuat orang lain bahagiaPerumahan Taman Raya RajegPerumahan Taman raya Rajeg, Blok A 16 No 2, Mekarsari, Rajeg, Tangerang. 0856-7955-556. "Tidak ada hal yang paling membahagiakan, kecuali bisa membuat orang lain bahagia". S2 Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha Smaratungga, Ampel, Boyolali, Jawa Tengah On Going EKONOMI MAKRO PENGANTAR EKONOMI MAKRO Universitas Medan Area Ir. T. Parulian, MSi MATERI 1. Perkembangan Teori Ekonomi Makro 8. 2. Perhitungan Pendapatan Nasional. 3. Keseimbangan Pendapatan 2 sektor, 3 sektor dan 4 sektor. 10. 4. Inflasi, Pengangguran & Kemiskinan 5. Teori Konsumsi 6. Teori Investasi 7. Interaksi dengan Dunia Internasional. 9. 11. 12. 13. 14. 15. 16. Uang dan Lembaga Keuangan Pertumbuhan Ekonomi Siklus Ekonomi Model Keseimbangan Klasik Model Keseimbangan Keynesian Model Keseimbangan Klasik – Keynesian Kebijakan Moneter Kebijakan Fiskal Kebijakan Ekonomi Global Ir. T. Parulian, MSi REFERENSI ● Djohanputro, Bramantyo. 2006. Prinsip-prinsip Ekonomi Makro. Jakarta. PPM. ● G, Joseph Nellis & David Parker. 2000. The Essence of the Economy. Jakarta. Andi. ● Gregory, 2008. Pengantar Ekonomi. Jakarta. Erlangga. ● Ibrahim Hasyim, Ali. 2015. Ekonomi Makro. Jakarta. Prenadamedia Group. ● Rahardja, Pratama & Mandala Manurung. 2008. Teori Ekonomi Makro, Suatu Pengantar. Jakarta. FEUI. ● Reksoprayitno, Soediyono. 2000. Ekonomi Makro. Yogjakarta. BPFE. ● Sukirno, Sadono. 2012. Teori Pengantar Makro Ekonomi. Jakarta. Raja Grafindo. ● Wijaya, Faried. 1999. Ekonomikamakro. Yogjakarta. BPFE. ` Ir. T. Parulian, MSi EKONOMI MAKRO PENDAHULUAN Economics ? Ekonomi berasal Dari bahasa Yunani, yaitu Oikos dan Nomos yang berarti Peraturan Rumah Tangga Semua yang menyangkut hal-hal yang berhubungan dengan perikehidupan dalam rumah tangga RT keluarga, RT bangsa, RT negara dan RT dunia οƒ  ilmu mengatur rumah tangga Uang dipelajari dalam ilmu ekonomi, namun uang bukan satu-satunya materi studi. Ir. T. Parulian, MSi EKONOMI MAKRO Ilmu Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari cara menggunakan sumber daya yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan umat manusia yang tidak terbatas. Ir. T. Parulian, MSi MASALAH-MASALAH EKONOMI 1. WHAT 2. HOW 3. WHOM 1. BARANG APA YANG HARUS DIPRODUKSI DAN BERAPA BANYAK. 2. BAGAIMANA CARA MEMPRODUKSINYA. 3. UNTUK SIAPA DIPRODUKSI. Ir. T. Parulian, MSi 1. WHAT Barang apa dan berapa banyak. Barang dan jasa adalah hasil transformasi faktorfaktor produksi. Barang dan jasa memberikan kegunaan bagi konsumen. Sebab itu barang yang diproduksi harus bermanfaat dan jumlahnya dapat membuat kesejahteraan masyarakat meningkat. Ir. T. Parulian, MSi 2. HOW Bagaimana cara memproduksinya. Metode dan teknologi apa yang digunakan dalam proses produksi agar menghasilkan tingkat efisiensi paling besar. Namun teknologi canggih bukan satu-satunya pilihan, masih banyak faktor lain yang perlu dipertimbangkan seperti skala produksi, kemampuan manajemen, iklim, kemampuan finansial dan sikap mental. Ir. T. Parulian, MSi 3. WHOM Untuk siapa barang & jasa diproduksi Berkaitan dengan konsep keadilan masyarakat. Apa gunanya, produksi melimpah jika hanya dinikmati oleh segelintir anggota masyarakat ? Egaliter adil jika setiap individu memperoleh jumlah yang sama. Ulitarian jumlah setiap individu bisa berbeda, asalkan sesuai dengan kebutuhan. Ir. T. Parulian, MSi RUANG LINGKUP ILMU EKONOMI Apakah sudah terjadi alokasi sumber daya yang efisien EKONOMI MIKRO teori harga EKONOMI MAKRO Bagian dari ilmu ekonomi yang menganalisis bagian – bagian kecil individu dari keseluruhan kegiatan perekonomian. Bagian dari ilmu ekonomi yang menganalisis perekonomian secara keseluruhan agregatif. Bagaimana rumah tangga dan perusahaan membuat keputusan dan bagaimana mereka berinteraksi di pasar. Mengkaji fenomena perekonomian secara luas, seperti inflasi, pengangguran, perdagangan internasional dan pertumbuhan ekonomi. Ir. T. Parulian, MSi Ekonomi Mikro vs Ekonomi Makro TEORI EKONOMI MIKRO TEORI EKONOMI MAKRO 1. Tingkah laku seorang pembeli. 1. Tingkah laku keseluruhan pembeli yang ada di pasar. 2. Permintaan dan penawaran terhadap suatu barang, misalnya permintaan terhadap mobil atau penawaran kopi. 2. Permintaan dan penawaran barang-barang secara keseluruhan agregat Ir. T. Parulian, MSi TEORI EKONOMI EKONOMI MIKRO οƒ˜ Perilaku Konsumen - Nilai Guna utility - Pilihan preperensi - Permintaan demand - Elastisitas οƒ˜ Perilaku Produsen - Teori Produksi - Biaya Produksi - Maximize Profit - Penawaran supply οƒ˜ Mekanisme Pasar οƒ˜ Struktur Pasar EKONOMI MAKRO οƒ˜ Mazhab Ekonomi οƒ˜ Pertumbuhan Ekonomi οƒ˜ Pendapatan Nasional οƒ˜ Permintaan & Penawaran Agregate - Pasar Barang - Pasar Uang IS-LM - Export – Import - Inflasi οƒ˜ Public Policy - Subsidi - Harga - Proteksi Ir. T. Parulian, MSi Fokus Pembahasan Ekonomi Makro 1. 2. 3. 4. Pertumbuhan Ekonomi Inflasi Pengangguran Interaksi dengan Perekonomian Dunia 5. Siklus Ekonomi Ir. T. Parulian, MSi SUMBER DAYA FAKTOR PRODUKSI Benda-benda yang disediakan oleh alam atau diciptakan oleh manusia yang dapat digunakan untuk memproduksi barangbarang dan jasa-jasa. Dalam perekonomian, faktor-faktor produksi dibedakan menjadi 4 jenis 1. Tanah Land 2. Tenaga Kerja Labour 3. Modal Capital 4. Keahlian keusahawanan Enterprenuer. Ir. T. Parulian, MSi 2 ASUMSI DALAM TEORI EKONOMI MIKRO 1. Pembeli dan penjual menjalankan kegiatan ekonomi mereka secara rasional. 2. Pembeli berusaha memaksimumkan kepuasan yang mungkin dinikmatinya, dan penjual berusaha memaksimumkan keuntungan yang akan diperoleh dari kendala-kendala yang dimilikinya. Ir. T. Parulian, MSi Teori Ekonomi Mikro, aspek yang dibahas 1. Interaksi di pasar barang Melalui interaksi penjual dan pembeli, pasar akan menentukan tingkat harga dan jumlah barang yang diperjualbelikan. Corak kegiatan ekonomi, dapat diketahui dari corak operasi pasarnya. Dalam teori ekonomi mikro, bagaimana suatu pasar berfungsi dan beroperasi, hanya menjelaskan interaksi di antara penjual dan pembeli, tidak menerangkan operasi keseluruhan pasar. 2. Tingkah laku pembeli dan penjual a. Bagaimana seorang pembeli, menggunakan sejumlah pendapatan untuk membeli berbagai jenis barang yang dibutuhkannya. b. Bagaimana seorang penjual produsen, menetukan produksi yang akan dilakukannya. 3. Interaksi di pasar faktor produksi Interaksi di antara pembeli dan penjual faktor-faktor produksi di berbagai pasar faktor produksi akan menentukan harga suatu faktor produksi dan jumlah faktor produksi yang digunakan. Ir. T. Parulian, MSi Teori Ekonomi Makro, aspek yang dibahas 1. Penentuan Tingkat Kegiatan Perekonomian Negara Ditentukan oleh pengeluaran agregat yaitu pengeluaran RT, Pemerintah, Perusahaan Investasi serta Ekspor & Impor. Juga diperhatikan perubahan harga-harga dan pengaruh perubahan JUB terhadap pengeluaran agregat. 2. Pengeluaran Agregat Idealnya mencapai tingkat yang diperlukan untuk mewujudkan full employment tanpa menimbulkan inflasi. 3. Mengatasi Pengangguran dan Inflasi Pengangguran dan inflasi diatasi dengan kebijakan moneter dan kebijakan fiskal. Kebijakan moneter dengan mempengaruhi JUB money suply atau mengubah suku bunga untuk mengatasi masalah perekonomian. Kebijakan fiskal dengan mengubah struktur dan jumlah pajak serta pengeluarannya untuk untuk mengatasi perekonomian. Ir. T. Parulian, MSi METODE DEDUKTIF VS INDUKTIF I. METODE DEDUKTIF Mengambil kesimpulan untuk hal-hal khusus berdasarkan kesimpulan yang bersifat umum. Contoh Jika harga suatu barang naik, maka permintaan terhadapnya turun. Jadi jika harga bawang naik, maka permintaan terhadap bawang menurun. II. METODE INDUKTIF Mengambil kesimpulan untuk halhal umum dari hal-hal khusus. Digunakan oleh Jhon Maynard Keynes Awalnya metodologi ilmu ekonomi adalah deduktif. Adam Smith Ir. T. Parulian, MSi Ceteris Paribus Model ekonomi merupakan penyederhanaan realitas ekonomi, karenanya memiliki keterbatasan. Keterbatasan tersebut dikenal dengan istilah ceteris paribus yang bermakna faktor-faktor lain dianggap tetap. Contoh Permintaan terhadap jasa transportasi Bus Antar-Kota akan turun jika harga tiketnya naik, ceteris paribus Ir. T. Parulian, MSi Ir. T. Parulian, MSi

buku pengantar ekonomi mikro dan makro pdf