"Tidak ada hari-hari yang lebih dicintai oleh Allah untuk beribadah kepada-Nya dari pada 10 hari awal dari bulan Dzul Hijjah, ibadah puasa yang dilakukan tiap harinya pada hari-hari tersebut sama dengan berpuasa satu tahun, dan shalat malam pada setiap malamnya sama dengan shalat malam pada lailatul qadr". (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah dan Baihaqi)
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam sebuah hadits pernah menyatakan betapa istimewanya bulan tersebut Dari Abu Bakar radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah adalah waktu yang dicintai Allah. Hal itu sebagaimana tertera dalam Surat Al-Fajr ayat 1 hingga 2:
Ini Dalil Puasa Sunah 9 Hari Bulan Dzulhijjah. BincangSyariah.Com - Setelah menjalani ibadah puasa wajib selama satu bulan Ramadan, umat Islam akan merayakan hari raya idulfitri di tanggal satu Syawal setiap tahunnya. Selain idulfitri, umat Islam juga memiliki iduladha sebagai hari raya keduanya yang mereka rayakan setiap tanggal 10 dzulhijjah.
Hadits ini menunjukkan bahwa seyogyanya kita memperbanyak amal salih pada sepuluh hari awal Dzulhijjah⦠Dan semestinya kita juga mengerjakan puasa pada sepuluh hari itu; karena puasa termasuk bentuk amal salih. Memang tidak ada hadits khusus yang menunjukkan anjuran terhadapnya.
Hanif Luthfi Lc dalam bukunya berjudul "Amalan Ibadah Bulan Dzulhijjah terbitan Rumah Fiqih Publishing menjelaskan puasa tarwiyah dan Arafah merupakan amalan sunnah 10 hari pertama Bulan Dzulhijjah. Terdapat hadits yang secara khusus menganjurkan puasa di hari tarwiyah dan Arafah. "Siapa yang puasa 10 hari, maka untuk setiap harinya seperti
Allah mencintai Sepuluh Hari Pertama di Bulan Dzulhijjah Bulan Haji Bulan Haram untuk Berperang Hari yang Afdhal Memiliki Waktu Siang yang Utama Amalan Bulan Dzulhijjah Perbanyak Puasa untuk Meraih Keutamaan Bulan Dzulhijjah Puasa 9 Hari Pertama dan Puasa Arafah Perbanyak Dzikir, Takbir dan Tahlil untuk Raih Pahala Keutamaan Bulan Dzulhijjah
XEu4csx.
hadits 10 hari dzulhijjah